Wawasan

10 USAHA SAMPINGAN YANG BISA DILAKUKAN DI DESA

10 USAHA SAMPINGAN YANG BISA DILAKUKAN DI DESA
10 USAHA SAMPINGAN YANG BISA DILAKUKAN DI DESA

Jika kalian mendengar istilah desa, apa yang terpikirkan dalam kepala kalian?

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih mengidentikkannya dengan kumpulan masyarakat tradisional yang mengantungkan dirinya dalam sektor pertanian dan peternakan. Memiliki struktur masyarakat yang komunal yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan seperti gotong-royong, dan lain sebagainya. Bahkan sebagian yang lainnya, masih menganggap bahwa desa merupakan tempat yang jauh dari teknologi. Masyarakatnya masih mengunakan alat-alat produksi manual (klasik) untuk mendukung pergerakkan hidupnya. Gambaran tatanan masyarakat desa yang seperti itu didukung pula dengan difinisi yang dijelaskan oleh Bambang Utoyo, adalah tempat sebagian besar penduduk bermata pencaharian di bidang pertanian dan mengahasilkan bahan makanan.

Namun, zaman berubah sudah sangat cepat. Begitu juga dengan masyarakat desa. Kemudahan teknologi terutama teknologi informasi dan komunikasi membuat beberapa desa sudah bertranformasi menjadi sebuah daerah yang maju. Kemudahan mengakses informasi itulah yang menjadikan masyarakat desa mampu mengembangkan potensi dirinya dengan baik. Bahkan, sudah sering kita dengar beberapa konten kreator dan penemu alat teknologi terbarukan berasal dari desa. Produk kreativitas itulah, yang mulai mengeser stigma bahwa masyarakat desa adalah masyarakat yang udik atau terbelakang.

Belum lagi nih, di era pemerintahan sekarang. Desa dijadikan sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah tidak tanggung-tanggung memberikan subsidi terhadap desa, agar dirinya mampu untuk mengolah dan mengembangkan potensi yang ada. 1,4 milyar dalam setahun. Bukan nominal yang sedikit kan ? bisa buat beli apa aja tuh kalau di desa?

Melihat semangat pemerintah dalam membangun desa, sudah tidak perlu dong seharusnya berbondong-bondong ke kota untuk mencari pekerjaan ? Karena anggaran 1,4 Milyar itu ada beberapa persen yang harus digunakan pemerintah desa dalam program pemberdayaan masyarakat. Agar masyarakat desa ataupun desa mampu membuat lapangan pekerjaan dan tentunya membangun ekonomi desanya. Syukur-syukur kalau dapat membuat bumdes yang mengembangkan potensi lokal seperti yang ada di Umbul Pongok Klaten dan Panggungharjo, Bantul, DI Yogyakarta.

Tapi poin yang bisa digaris bawahi adalah hidup di desa tidak sesuram dulu. Desa sekarang sudah menjanjikan. Tinggal bagaimana kita mampu mengolah potensi yang ada. Selain itu, di zaman teknologi seperti sekarang ini, mencari uang tidak mengenal letak geografis. Nih, saya kasih tips bagi kalian yang hidup di desa supaya bisa tetap guyub tapi memiliki penghasilan yang berlebih .

Berikut adalah 10 pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan di desa.

  1. Bisnis Online atau Online Shop

Bagi masyarakat sekarang terutama generasi milineal yang sangat dekat dengan gadget dan penguna aktif media sosial. Tentunya kalian sering melihat kan beberapa produk yang bertebaran di media sosial kalian, baik instagram, facebook, twitter, maupun whatapps. Sebagian dari mereka adalah pelaku bisnis online atau biasa dikenal dengan all-shop.

Bisnis online bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Yang terpenting jaungkauan koneksi internet kalian masih aman, semua urusan beres. Tidak lagi melihat letak geografis, di kota ataupun di desa. Toh, sistem pembayarannya juga melalui e-banking dan distribusi barangnya juga melalui transfer.

Enaknya, dalam bisnis online ini. Kalian bisa menjual produk apa saja (bebas). Dan saya yakin di desa banyak sekali produk kerajinan tangan yang menarik untuk dipasarkan.

Fraser menjelaskan online shop atau biasa dikenal dengan perdagangan melalui elektronik, merujuk untuk transaksi bisnis melalui internet, yang meliputi pertukaran informasi nilai dalam bentuk produk, layanan serta pembayaran menggunakan teknologi berbasis web.

Jadi bagi kalian yang memiliki kreativitas, bisa dicoba tuh. Kalian juga dapat menggunakan fasilitas marketplace seperti tokopedia, bukalapak, shopee, dll. Yang jelas dengan memanfaatkan fasilitas tersebut, jangkauan pasar kalian akan lebih besar.

2. Konten Kreator

Bagi sebagian orang media website, media sosial, maupun youtube sudah dijadikan sebagai pemasukan utama. Hal tersebut dipilih karena dalam platform media online tersebut sudah menjanjikan untuk memenuhi kehidupan. Bahkan, pendapatan yang diterima lebih banyak dari pekerjaan pada umumnya.

Selain itu, waktu yang digunakan untuk bekerja pun sangat fleksibel, tergantung mood muncul. Tidak ada yang mengekang ataupun menuntut pekerjaan selesai kapan. Poin terpenting ketika bergelut dalam dunia tersebut adalah konten. Konten menentukan banyaknya orang yang mengunjungi media kita. Banyaknya pengunjung itu pula yang mempengaruhi jumlah pendapatan yang diterima.

Pasti dibenak kalian bertanya-tanya ? Kan lama kak, kalau memulai lagi membuat kanal media sendiri? Sudah banyak kanal media yang menyajikan konten-konten menarik kan! Nanti peluang media kita dikunjungi kan sedikit, terus kita mendapatkan pendapatan yang nggak seberapa kak?

Tidak usah khawatir andai memang kalian tidak berani, membuat kanal media sendiri. Kalian juga bisa menjadi konten creator media lain. Banyak sekarang media yang membutuhkan jasa konten creator freelance. Mesikupun freelance, sudah lumayan lah untuk menunjang asap dapur. Toh, waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya juga sangat sebentar. buruan deh!!

3. Penulis Lepas

Kalau yang di atas adalah konten creator di segala bidang. Kali ini, menjadi penulis mungkin bisa menjadi sampingan pekerjaan, bagi kalian yang tinggal di desa. Karena menulis itu tidak mengenal ruang dan waktu yang spesifik. Misalnya harus di kota atau yang lainnya.

Menulis bisa dilakukan di mana saja, dan kapan saja. Yang terpenting mempunyai ide ataupun gagasan yang mau dijadikan bahan tulisan. Bahkan mungkin kalau di desa, akan lebih banyak ide kan ? Secara desa masih menyediakan sumber pengetahuan primer. Ide bisa dilihat langsung dengan mata telanjang, tanpa harus membuka referensi buku.

Belum lagi sekarang, banyak juga platform media yang khusus diperuntukkan untuk penulis. Ada tender yang dilelang secara online untuk penulis-penulis. Misalnya menulis konten pemasaran, menulis copywriting atau yang lainnya. yang jelas di era sekarang mudah banget deh. Tinggal di search di google semuanya pasti keluar.

4. Desainer

Selain penulis, kreativitas yang diperlukan di era 4.0 seperti sekarang ini adalah desainer. Desainer menjadi salah satu kunci dalam pengembangan bisnis di era digital seperti sekarang ini. Seperti halnya dengan dunia kepenulisan, bagi desainer kalian juga dapat memanfaatkan marketplace penyedia jasa desain. Market place ini menyediakan tender yang bisa diikuti oleh para desainer. Honornya pun kalau menang, lumayan untuk membuat dapur tetap berasap.

Men-desain juga dapat dilakukan di mana saja. Tidak membutuhkan tempat yang luas, bisa juga dilakukan di kamar. Yang terpenting ada koneksi internet. Karena tender desain itu biasanya online, jadi semua orang dapat mengakses dan mengajukannya. Tidak lagi masalah batas geografis seperti sekarang ini. kalau ada jaringan koneksi internet semuanya aman.

5. Admin Media Sosial

Seperti yang dijelaskan di atas, di era digital sekarang ini media sosial menjadi salah satu perhatian bagi pelaku usaha. Pasalnya dalam media sosial menyediakan banyak sekali target pasar. Jadi wajar, jika di era sekarang menjadi admin media sosial sangat diperhitungkan.

Menjadi admin media sosial sebenarnya gampang-gampang susah. Admin harus cekatan dalam melayani client , pasalnya semakin banyak penyedia produk atau jasa yang menawarkan. Apabila telat dalam merespon client, mereka bisa langung mencari pilihan yang lain.

Tapi tenang saja, bagi kalian yang tidak memiliki perhatian dalam dunia online. Dan malas dengan aktivitas yang berbau teknologi karena usia sudah tidak lagi bisa mengikutinya. Berikut 5 usaha sampingan yang memungkinkan untuk dikerjakan bagi kalian yang tinggal di desa.

  1. Konter atau Penjual Pulsa

Kuota menjadi barang yang sangat dibutuhkan di era sekarang. Ketergantungan orang terhadap internet menuntut mereka untuk membeli kuota. Penyedia kuota inilah yang di era saat ini sangat dibutuhkan publik. Makanya Konter menjadi peluang usaha yang menjanjikan di desa. Logikanya semakin banyak pengguna internet maka semakin banyak pula yang membutuhkan penyedia kuota, dalam hal ini adalah konter.

Usaha ini juga bisa dilakukan dengan mudah. Tanpa membutuhkan modal usaha yang besar. Cukup memiliki gadget, dan media sosial. Proses marketingnya bisa mengunakan media online juga.

2. Penyedia Wifi (Wifi Corner)

Sebagaimana penjelasan di atas mengenai kebutuhan internet. Selain membuka konter, kalian juga bisa membuka wifi corner di kampung. Hal seperti ini juga sangat mudah dilakukan, dan tidak membutuhkan biaya yang besar.

Ada banyak manfaat jika kalian menyediakan wifi corner seperti ini. Selain nanti tempat anda ramai karena banyak orang ngumpul, dan tentunya anda memiliki kenalan lebih banyak lagi. anda juga bisa berjualan jajanan ringan ataupun kopi. Supaya para pengguna jasa wifi corner anda betah berlama-lama di sana.

Usaha ini jarang dilakukan di desa, padahal peluangnya sangat menjanjikan. Katakanlah satu username wifi harganya 2000 untuk 2 jam. Kan sudah bisa dibayangkan, sedangkan operasional yang dikeluarkan tiap bulan cenderung stabil.

3. Berternak Sapi

Bagi sebagian orang desa berternak belum dianggap sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Mereka melakukan hal tersebut sebagai kegiatan sambilan untuk mendukung pertanian. Padahal jika diseriusi hasil ternak sapi, memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bidang pertanian itu sendiri.

Selain harga hewan semakin lama semakin mahal. Di era sekarang sudah banyak orang yang tidak mau lagi melakukan pekerjaan tersebut. Dengan berternak sebenarnya kita dapat memproduksi banyak hal. Pasalnya, dalam diri sapi sendiri tidak ada yang merugikan orang lain. Tinjanya dapat dijadikan sebagai pupuk, dll.

4. Memilihara Love Bird

Sudah banyak orang yang memiliki perhatian serius kepada Love Bird, burung yang satu ini menjadi salah satu burung yang paling di cari banyak orang. selain karena memiliki bulu yang indah dan suara yang merdu. Burung ini juga memliki nilai jual ekonomi yang menjanjikan. Tidak heran jika banyak orang yang mencarinya.

Tumbuh kembang love bird juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Semakin lingkungannya itu baik atau asri mendukung pertumbuhan dan perkembangan love bird dengan baik pula. Kondisi tersebut sebenarnya sangat cocok untuk di desa.

Udara yang masih bersih dengan lingkungan yang masih asri pedesaan cocok untuk tumbuh kembangnya love bird. Dalam perawatannya pun, burung ini cenderung relative lebih mudah. Artinya masih memungkinkan ditinggal untuk mengurusi pekerjaan yang lainnya. yang terpenting nilai ekonominya sangat menjanjikan.

5. Memelihara Ikan Cupang

Selain love bird, ikan cupang sekarang juga menyita perhatian publik. Harga ikan cupang sekarang meningkat drastis. Bagi kalian yang ingin mendapatkan pemasukan lebih., kami sarankan untuk memelihara ikan cupang. Harganya sekarang mampu mencapai 300 ribu untuk ikan cupang serit juara.

Post Comment