hoaks

Hati-hati hoaks cara mengolah makanan di Youtube

Hati-hati hoaks cara mengolah makanan di Youtube

“Sangsikan apa-apa yang anda saksikan dari Internet” (Netizen). Kiranya perlu diri kita berpegang pada prinsip tersebut. Jebakan hoaks tidak hanya memperdayai mereka yang lahir tahun 80-an ke belakang.  Internet Natives (Millenials) yang meski sudah paham dari ujung ke ujung bahasa hoaks di facebook maupun di grup whatsapp keluargapun kudu tetap mengupgrade database ciri-ciri hoaks.

Baru-baru ini akun youtube BBC mengunggah sebuah video (https://www.youtube.com/watch?v=GLoujya7ibw) yang membongkar praktik tidak terpuji akun-akun Do it Yourself (DIY). BBC memulai videonya dengan potongan video dari akun youtube Blossom berjudul “11 Unusual yet Delicious Ways to Cook Food” https://www.youtube.com/watch?v=VMcmWCjzsj4 yang menampilkan proses sederhana untuk membuat flan (puding).

Cara membuat flan ala Blossom.

Pertama kosongkan kotak susu hingga tersisa seperempat dari isinya, lalu masukkan 4 buah marshmallow dan 2 butir telur, kocok lalu masukkan ke microwave selama 10 menit. Dinginkan. Flan sempurna telah siap!

BBC kemudian mereplika proses penyajian persis seperti yang diajarkan Blossom, namun nyatanya hasil yang terlihat sempurna itu tidak pernah terjadi.

Ini adalah flan buatan Blossom.

Sedangkan ini yang akan terjadi jika kita berharap keajaiban dengan membuang-buang waktu mengikuti arahan dari Blossom

*sedikit bocoran, ternyata BBC sebenarnya tidak benar-benar mereplikanya, mengapa? Karena memang tidak bisa dilakukan! Usut punya usut, mereka memanipulasi prosesnya. Tonton saja videonya untuk mengetahui lebih jelas.

Tidak hanya merugikan, namun membahayakan!

Konten hoaks sering menyerang minimnya pengetahuan kita akan suatu topik. Dalam persoalan ini maka yang disasar adalah pengetahuan kita soal sifat-sifat dari bahan makanan. Orang-orang yang minim pengalaman memasak tentu akan mudah sekali terjebak. Tidak jauh berbeda dengan hoaks soal kesehatan yang hampir tiap  hari bersliweran di WhatsApp Keluarga.

Masih di video yang sama, BBC juga menampilkan potongan video dari akun youtube So Yummy berjudul “10 Fancy Caramel Decorations for the Perfect Dinner Party!! DIY Dessert Decoration by So Yummy”. So Yummy mencontohkan bagaimana membuat dekorasi kudapan dengan memanfaatkan karamel. Mereka menuangkan karamel yang masih panas ke whisk (kocokan) yang berputar dengan cepat. Mereka berhasil secara ajaib menghasilkan dekorasi karamel yang menawan.

Namun alih-alih bisa diterapkan oleh yang menonton, yang terjadi justru membahayakan. Karamel yang masih panas akan meluncur ke berbagai arah jika kita cukup nekat menuangnya ke atas whisk yang berputar. Yang ditampilkan oleh akun So Yummy hanyalah imajinasi. Bagi kita orang Indonesia yang belum terbiasa mengolah karamel mungkin sekali percaya dengan trik ini. Ingat, karamel bukan gulali yang sering kita jumpai di alun-alun dekat rumah kita.

Semoga tidak ada orang yang cukup sembrono mencoba trik murahan dari mereka!

Jangan mudah percaya, bahkan dari channel besar sekalipun!

Sudah jamak diketahui, konten-konten hoaks yang ibarat kata “terlalu hebat untuk menjadi kenyataan” dibuat bertujuan mendulang penonton.  Ramai khalayak menonton berarti pundi-pundi iklanpun bertambah. Jangan tertipu dengan nama besar yang memiliki pelanggan jutaan. Mereka hanya akan semakin kaya dengan tiap klik dan tiap detik yang kita habiskan di channel mereka. Channel Blossom dan So Yummy, masing-masing memiliki perkiraan pendapatan Rp 1,31 Miliar dan Rp 1,13 Miliar (https://id.noxinfluencer.com/). Jika yang mereka lakukan terbukti berhasil secara reguler mendatangkan uang, lantas adakah alasan mereka untuk berhenti menyebar dan mencipta hoaks?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *