KAMPUNG LAMPION, DESTINASI BARU WISATA JOGJA

Sudah tahu belum destinasi baru wisata Jogja ? Destinasi ini sangat cocok bagi kalian yang binggung mau menghabiskan malam minggu sama pacar atau keluarga. Lokasinya pun sangat strategis, dekat Tugu Jogja dan Malioboro. Bagi kalian yang ingin ngepoin lebih jauh, ini nih jogjakita.net kasih penyelesan. Yuk semak!!

Kampung Lampion merupakan salah satu wisata baru yang ada di Jogja, yang cocok untuk dikunjungi pada malam hari. Kalian akan menemui banyak sekali lampion yang bergelantungan di sepanjang jalan kampung dan rumah warga,lho. Yang tentunya dapat memanjankan mata kalian, deh. Selain itu, lampion yang dipasang bukan sembarang lampion, yang bisa ditemui di toko-toko.

Lampion yang dipasang merupakan hasil karya dari masyarakat Ledok Code sendiri. Bahan yang dipakai memanfaatkan barang bekas, misalnya kaling cat, kipas angin, gelas plastik, dll. Yang pastinya unik, dan ramah lingkungan.

Bagi kalian yang suka foto, jangan khawatir, karena sepanjang kampung dipenuhi dengan mural yang tentunya instagramable, lho. Desain muralnya juga sangat jawa banget, tapi juga mempunyai nilai estetika kontemporer. Pokoknya kalau sudah ke kampung ini, kalian akan mendapatkan suasana wisata Jogja yang berbeda.

Di kampung ini pula, kalian juga bisa melihat panorama Jogja, dan kampung sekaligus. Di kampung ini di sediakan gardu pandang untuk melihat kondisi kampung yang indah, dan ada juga tempat bersantai yang berada di atap bangunan yang pandangannya langsung ke Kali Code dan Malioboro. Pokoknya, nyaman banget deh bagi kalian yang ingin bersantai di sana.

Selain mendapatkan kepuasan batin karena estetika kampung, masyarakat Kampung Lampion Code 18 juga sangat ramah. Mereka selalu menyambut setiap pengunjung yang datang dengan ramah dan santun. Pokoknya masih jawa banget masyarakatnya. Karena karamahan masyarakat, pengunjung juga dapat bertanya langsung mengenai kehidupan masyarakat, sejarah berdirinya kampung Ledok Code 18 yang tentunya tidak biasa. Atau belajar cara membuat lampion pun juga bisa.

Di kampung ini kalian juga dapat menikmati langsung jajanan rakyat, atau khas Jogja terlebih masyarakat bantaran Kali Code. Bagi yang ingin membeli cendramata. Jangan khawatir, di Kampung Lampion Code 18, anda juga dapat membeli cendramata hasil karya masyarakat sekitar seperti, gantungan kunci, lampion, dan pelbagai karya hasil rajutan rakyat Code 18.

Lokasinya pun sangat strategis, Kampung Lampion Code 18 berada di jantung Kota Jogja. Jika ingin diakses dari Tugu Jogja mengunakan jalan kaki kurang lebih kalian hanya menghabiskan waktu 10-15 menit. Jika ingin diakses dari malioboro mengunakan jalan kaki kalian akan mengahbiskan waktu kisaran 15-20 menit. Ini kalau jalan kaki, lho. Lokasinya berada di belakang Masjid Syuhada Jogja. Masuk dalam Kelurahan Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta.

Satu lagi nih informasi penting, Kampung Lampion sudah mulai bisa dikunjungi wisatawan mulai bulan Agustus 2019, bagi kalian yang berkunjung ke sana pada bulan-bulan ini. Kalian akan menjadi pengunjung perdana Wisata Kampung Lampion Code 18. Pada bulan Desember kampung ini akan mengadakan Festival Kampung Lampion, pada moment tersebut pengunjung akan menemukan kesenian rakyat Jogjakarta. Beberapa penampilan yang lahir dari masyarakat akan ditampilkan di sana. Ada bintang tamunya juga kemungkinan. Bagi kalian yang senang dengan kesenian rakyat bisa hadir di sana, kuy. Banyak hiburan yang bisa membuat pikiran menjadi fresh kembali.

Oh iya, tiket masuknya tidak mahal lho. Setiap pengunjung yang didatang kesini hanya dibebani biaya parkir saja. Yang otomatis biaya parkirnya pun sangat wajar. Gimana kurang apalagi coba? Yuk, buruan berkunjung ke sana! sangat cocok pula sebagai alternatif wisata Jogja kalau lagi macet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *