Kabar Jogja

SYUHADA JAZZ : MEMBUMIKAN DAKWAH LEWAT MUSIK

SYUHADA JAZZ : MEMBUMIKAN DAKWAH LEWAT MUSIK

Perkembangan musik jazz di Indonesia belakangan sedang marak dengan hadirnya beragam festival dan panggung jazz di berbagai daerah di Indonesia. Masuknya musik jazz ke Indonesia melalui sejarah panjang semenjak masuknya orang-orang Eropa, hingga pasca kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam catatan, pada tahun 1950-an, di Surabaya ada sebuah group yang dibentuk oleh Tedyy Chen bernama Chen Brothers yang populer pada masa itu. Setelah itu pada tahun 1960-an, TVRI menyiarkan musik jazz dengan pemain Jack Lesmana dan Jople Item.

Pada dekade tahun 1980-1990 bermunculan musisi jazz di Indonesia seperti Ireang Maulana, Benny Likumahuwa, Indra Lesmana dengan group band Krakatau, Dwiki Darmawan, Gilang Ramadhan, Syaharani, dan lain sebagainya. Sementara generasi berikutnya seperti Barry Likumahuwa, Dira Sugandi, Kunto Aji, Tesla Manaf, Tulus, Andien ikut menyemarakkan perkembangan musik jazz. Mereka bereksperimen dengan hal baru, meramu musik dengan beragam aliran jazz seperti fusion jazz sehingga menarik anak-anak milenial di Indonesia dalam menikmati musik jazz.

Kemunculan beragam festival musik jazz seperti Java Jazz, Jazz goes to Campus, Ramadhan Jazz, Ngayogjazz, Maumere Jazz, Prambanan Jazz, Jazz Gunung, Jazz Atas Awan, dan berbagai pertunjukan lain dengan nama jazz semakin mempopulerkan musik jazz sebagai pertunjukan musik yang disukai oleh anak-anak muda di Indonesia.

Mengikuti perkembangan panggung pertunjukan musik jazz tersebut, Masjid Syuhada di Yogyakarta berencana membuat panggung serupa bertajuk “Syuhada Jazz”. Pilihan pertunjukan musik ini dipilih karena musik merupakan bahasa yang universal untuk menyampaikan pesan, perasaan, situasi, hingga kritik sosial yang mudah dipahami oleh audiens. Dalam konteks dakwah, musik ini menjadi cara lain dalam berdakwah yang bertujuan untuk mengajarkan kebaikan dan perdamaian sesama manusia

Acara yang memiliki fungsi untuk memperkenalkan Masjid Syuhada sebagai salah satu masjid bersejarah di Yogyakarta yang masih menjaga ke-Istimewaan Jogja dengan aneka ragam budaya ini dilaksanakan pada Selasa, 8 Oktokber 2019 dan bertempat di halaman Masjid Syuhada. Selain musik jazz, acara ini juga memiliki beberapa kegiatan lainnya, seperti Bazar, dan Ceramah (kajian).

Acara yang diselenggarakan dalam rangka milad Masjid Syuhada yang ke- 67 ini akan mengundang beberapa narasumber dan pengisi acara. mereka di antaranya adalah Ustadz Wijayanto, Tricotado, Praz, Nu Shopian Kolinus Project, dan Berdua Saja.

Acara ini akan dimulai pukul 15.30-23.00.

Post Comment